Forget a big thing, start with a small thing

Segala sesuatunya berasal dari sesuatu yang kecil, contohnya manusia, hewan, tumbuhan, apalagi? otot, cinta #eh hahaha. iyalah, gak ada yang langsung tiba-tiba besar, semua bermula dari yang kecil, setelah di asah atau diproses secara kontinyu barulah menjadi besar.

Orang yang pinter, itu bukan tiba-tiba aja gitu pinter tanpa belajar. Orang yang pinter itu dulu nya gatau apa-apa juga, sampe akhirnya dia belajar, nah otak nya membuat jaringan neuron-neuron yang baru, hingga akhirnya bersatu dengan yang lain, dan paham tentang sesuatu.

Conto lain, Cinta nih, gamungkin kalau orang baru ketemu gitu langsung cinta, pasti ya berbuat baik dulu, atau apa dulu gitu lah yang akhirnya jadi cinta. ya kan?

ya emang begitu, jadi mulai dari sekarang jangan meremehkan sesuatu yang kecil. apapun itu.

tentang pelajaran misalnya, ah pelajaran ini mah gampang, jadi selow aja. Nah disaat meremehkan kaya gitu tuh, biasanya ada-ada aja hahha, entah nilai nya tiba2 jelek atau gak sesuai harapan, intinya hasilnya gak akan maksimal deh. karna kita udah berfikir sesuatu itu gak terlalu penting. Contoh lain, berbuat baik sama orang, walau kecil, tapi jangan ngeremehin loh, bisa aja di perbuatan baik kita yang kecil itu malah orang itu merasa terbantu sekali.

ini ada kaitannya nih dengan membangun karakter dan cita-cita, karakter kan berasal dari kebiasaan sehari-hari ya, tekadang kita bilang aja gitu pengen ini itu yang besar, tapi kita melupakan step yang kecil nya.

kebiasaan itu harus dibangun dari yang kecil ternyata. kalau mau tiba-tiba gara-gara saking excited nya langsung di geber, misalnya, pengen badan nya gede, langsung lah dia push up sehari 50 kali, yakin tuh pasti bertahan satu atau dua hari doang kalau gada motivasi yang kuat. mulai lah dari yang sedikit dulu, push up lah 2 kali setelah bangun tidur misalnya. atau abis pipis push up 1 kali hahaha. contoh lain, misal ngaji satu juz, wah kalau yang gak kebiasa dan gada motivasi mah susah untuk dijadiin kebiasaan, makaya dimulai dari satu halaman dulu abis magrib, terus misal udah stabil, baru nambah lagi dua halaman, dan berikutnya.jadi ini pelajaran yang sangat berharga sekali bagi gw.

kan katanya, Allah menyukai yang konsisten walaupun sedikit. ternyata bener. emang begitu cara memulainya, nikmati setiap proses, sabar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: